Hasil Quick Count Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018 ~ Di beberapa provinsi para kandidat gubernur diramaikan dengan persaingan tokoh nasional, TNI/Polri, serta kader dari luar daerah, seperti halnya Pilgub Jawa Timur dan Pilgub Sumatera Utara 2018. Berbeda dengan Sumatera Selatan (Sumsel) yang tampil beda pada Pilkada Serentak 2018.


Keempat calon gubernur tidak hanya memiliki pengalaman menjadi kepala daerah dan ketua DPRD, tetapi juga merupakan putra-putra terbaik di daerahnya. Ditambah lagi tidak ada kandidat calon gubernur perempuan di provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Pulau Sumatera tersebut.

Sebelumnya ada Hasil Quick Count Pilgub Sumut 2018.

Bisa jadi karena keragaman daerah asal dan kekuatan partai pendukung yang merata, pilgub Sumatera Selatan ini akan menjadi menarik. Ditambah lagi, para calon yang bersaing rata-rata telah menunjukkan bukti hasil kerja di daerah masing-masing yang dapat dijadikan referensi oleh calon pemilih. Sehingga para kandidat tinggal beradu ide dan program yang bisa diunggulkan untuk masa depan “Bhumi Sriwijaya” dan harus rajin menyapa pemilih perempuan.

Hasil Quick Count Herman Deru Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018

Mendapat dukungan resmi dari beberapa partai politik seperti PAN, Nasdem, dan Hanura, pasangan calon Pilgub Sumatera Selatan Herman Deru-Mawadi Yahya pasti akan mendapatkan massa pemilih dari daerah mereka. Selain berdasar pemilih ideologis dari ketiga parpol pendukung pasangan calon gubernur.

Herman adalah Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode terhitung sejak 2005. Begitu juga dengan Mawardi yang menjadi Bupati pertama Ogan Ilir dua periode pada tahun 2005 hingga 2015. Herman dikabarkan memiliki kekuatan suara di wilayah Komering. Dengan begitu Mawardi yang tidak hanya mantan bupati, namun juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), merupakan tokoh yang sangat dikenal di wilayah OKI, Ogan Ilir dan kota Palembang. Wilayah Komering meliputi Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan) dan sekitarnya.

Salah satu kekuatan paslon ini adalah keduanya sama-sama menjalankan masa jabatan tanpa terkena kasus hukum, hingga akhirnya mendapat dukungan dari tiga partai dengan kekuatan kursi di DPRD, PAN (6), NasDem (5), dan Hanura (5).

Setelah keduanya resmi mengumumkan diri di hadapan ribuan masyarakat Sumsel di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang pekan lalu, kini mereka siap untuk bersaing. Dengan begitu pastinya pasangan ini harus lebih bekerja keras karena tidak kuatnya partai pengusung selain tingkat penyebaran pendukung yang lebih banyak terbagi di wilayah Komering.

Hasil Quick Count Dodi Giri Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018

Berbeda dari pasangan calon Pilgub Sumatera Selatan lainnya, kandidat Dodi Reza Alex dan Giri Ramandha Kiemas terkesan sebagai pasangan calon anak muda “berdarah biru”. Selain memiliki kekuatan 29 kursi di DPRD dengan masing-masing partai Golkar (10), PDIP (13), dan PKB (6).

Dodi pernah menjadi Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022 dan juga merupakan putra sulung Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin. Sedangkan wakilnya, Giri Ramandha adalah keponakan mendiang Ketua MPR Taufiq Kiemas yang tidak lain adalah suami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Selain itu, memiliki pengaruh besar di kalangan pemilih massa Marhaen karena ketua DPRD yang merupakan putra Anggota DPR Nazaruddin Kiemas tersebut juga merupakan Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan.

Kehadiran Alex Noerdin sebagai Gubernur Sumatera Selatan dapat dipandang sebagai menjadi nilai tambah bagi sang “putra mahkota” untuk bersaing di Pilgub Sumsel. Namun, menyandang nama Alex, tidak menjamin bagi Dodi karena sang bapak sempat dikabarkan tersandung sejumlah kasus korupsi termasuk prasarana olah raga Sea Games, Jakabaring. Selain itu penilaian masyarakat atas perilaku Dodi yang belum genap setahun menjadi kepala daerah sudah lompat ingin jadi gubenur.

Konsentrasi pendukung Dodi yang cenderung lebih banyak di wilayah Banyuasin dan kota Palembang. Hal ini bisa jadi sebagai titik lemah lainnya karena persebaran penduduk lebih banyak di wilayah pedesaan. Di kota itu Dodi akan membagi pengaruh dengan Wakil Gubenur Sumatera Selatan Ishak Mekki yang juga maju jadi cagub Pilgub Sumatera Selatan.

Hasil Quick Count Ishak Yudha Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018

Selain kedua kandidat yang sudah disebut di atas, ada juga kandidat calon gubernur Pilgub Sumatera Selatan Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin. Yang menarik juga, Ishak yang menjadi wakil Alex Nurdin yang harus berhadapan dengan putra sang gubernur.

Sebagai Wagub Sumatra Selatan periode 2013-2018, Ishak dianggap memiliki dasar kekuatan suara tersendiri. Hal ini  dikarenakan sering kali turun langsung ke lapangan dan berkomunikasi dengan masyarakat. Hal ini tentunya menjadi kekuatan tersendiri bagi pasangan cagub ini karena menjadi sosok pemimpin alternatif setelah Alex Nurdin.

Sedangkan Yudha yang pernah akan terjun ke pemilihan walikota Palembang, merupakan putra mantan pejabat gubenur Sumatera Selatan, Mahyudin yang sebelumnya sempat menjadi wakil gubenur. Nama Mahyudin juga cukup kuat di rana pemilih daerah perkotaan.

Akan tetapi, dari segi kekuatan basis pemilih, paslon Pilgub Sumatera Selatan ini hanya didukung oleh persyaratan minimal 15 kursi di DPRD dari tiga parpol. Ketiga parpol tersebut adalah PPP (2), Demokrat (11), dan PBB (2). Hal ini berarti, pasangan ini harus bekerja keras dan ekstra untuk mendapatkan suara dari kalangan pemilih berbasis “merah” yang dikuasai oleh PDIP selama ini.

Hasil Quick Asri Count Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018

Kandidat Pilgub Sumatera Selatan yang terakhir muncul dari pasangan Aswari Rivai - Muhammad Irwansyah. Paslon ini memadukan dua kekuatan partai pendukung yang telah kita kenal cukup kompeten, yaitu Gerindra dan PKS.

Aswari yang merupakan Bupati Kabupaten Lahat selama dua periode yang akan berakhir masa jabatannya pada tahun 2018 ini. Selain sebagai bupati, Aswari juga merupakan ketua DPD Gerindra Sumatera Selatan yang telah mempunyai 10 kursi di DPRD. Beliau cukup dikenal dan berpengalaman karena telah lama terlibat di dunia politik hingga akhirnya mendapat dukungan dari kedua partai. Disiplin dan militansi pemilih dari kedua parpol ini dikenal kuat dan tangguh sekaligus menjadi kekuatan tersendiri bagi paslon Pilgub Sumatera Selatan tersebut, walaupun Gerindra dan PKS hanya memiliki kekuatan 15 kursi di DPRD.

Diperkuat juga oleh Irwansyah yang merupakan Wali Kota Pangkal Pinang dan juga merupakan kader PDI Perjuangan Bangka Belitung yang di nilai berhasil membangun wilayahnya, nama Irwansyah dapat diperhitungkan.

Faktanya, sejumlah survei mengunggulkan dan namanya juga sudah tak asing di mata masyarakat Sumatera Selatan. Walaupun beliau berdinas di kota terbesar di Provinsi Bangka Belitung.

Pastinya dengan kekuatan 15 kursi di DPRD, paslon Pilgub Sumatera Selatan ini juga harus berusaha keras untuk meraih suara, khususnya di Kota Palembang yang menjadi salah satu kota dengan penduduk terpadat di Sumatera Selatan.

Bila memang hadirnya 4 pasangan di atas maka Sumatera Selatan patut berbangga karena memunculkan tokoh terbaik sebagai calon Pemimpin ke depan meneruskan estafet kepemimpinan dari H Alex Noerdin sebagai Gubernur yang berhasil membawa Sumatera Selatan menjadi provinsi yang terdepan dan akan menuntaskan masa jabatan keduanya pada tahun 2018.

Sehingga saat ini setiap pasangan cagub mendapatkan kesempatan yang sama dan seimbang untuk menjadi Pemimpin Sumatera Selatan 2018 – 2023 yang bijak dan amanah.

 Juru Kampanye Pilgub Sumatera Selatan 2018

Kampanye pilkada serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia telah dijadwalkan pada pertengahan Februari nanti. Lalu siapa sajakah juru kampanye cagub – cawagub pada Pilgub Sumatera Selatan 2018 ini ?

Persaingan pada pilgub Sumatera Selatan 2018 yang akan dilaksanakan bulan Juni 2018 rupanya sudah mulai terasa menjelang kampanye yang telah dijadwalkan pertengahan bulan ini. Para partai politik saling berkoalisi dan bersaing menurunkan kader terbaiknya dalam pemilihan Gubernur Sumatera Selatan ini. Ada empat cagub – cawagub, antara lain Ishak Mekki – Yudha Pratomo, Dodi Reza Alex – Giri Ramandha Kiemas, Herman Deru – Mawadi Yahya, dan Aswari Rivai – Muhammad Irwansyah.

Persiapan Kampanye Pilgub Sumatera Selatan 2018

1. Ishak Mekki – Yudha Pratomo

Pasangan calon gubernur Ishak Mekki dan calon wakil gubernur Yudha Pratomo yang mauju pada Pilgub Sumatera Selatan 2018, diusung oleh tiga partai politik, yaitu Partai Demokrat (11 kursi), PPP (2 kursi), dan PKB (6 kursi). Pasangan ini memiliki total 19 kursi di DPRD Sumsel. Pada kampanye nanti, Tim Pemenangan paslon Ishak – Yudha akan menghadirkan ketiga ketum partai politik yang mendukung pasangan ini.

‘Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketum DPP Partai Demokrat, Yusril Ihza mahendra sebagai Ketum DPP PKB, dan Ketum DPP PPP Romahurmuziy dan beberapa tokoh lain telah mengatakan bersedia hadir dalam kampanye nanti’, ungkap Firdaus Hasbullah, selaku Ketua badan pembinaan OKK DPD Demokrat Sumsel.

2. Dodi Reza Alex – Giri Ramandha Kiemas

Salah satu hal menarik dalam Pilgub Sumatera Selatan 2018 ini adalah majunya Dodi Reza Alex, anak sulung Gubernur Sumsel yang sedang menjabat, Alex Noerdin. Dodi Reza menggandeng Giri Ramandha Kiemas sebagai calon wakil gubernur. Mereka diusung oleh dua parpol besar yakni PDI Perjuangan dan Golkar. Di DPRD Sumsel, PDIP memiliki 13 kursi, sedangkan Golkar 10 kursi.

Pada kampanye nanti, sang Ayah Alex Noerdin akan menjadi juru kampanye setelah perizinan cuti tugasnya sudah keluar. Calon Gubernur Sumsel, Dodi mengatakan bahwa dirinya akan menyempurnakan program kerja yang didibuat dan dilaksanakan Gubernur saat ini. Dalam acara silaturahmi bersama tokoh masyarakat Kab. Ogan Komering Ulu, Dodi juga menjanjikan bahwa dalam waktu 2 tahun semua jalan di Sumatera Selatan akan mulus apabila dirinya terpilih menjadi Gubernur Sumsel periode 2018-2023.

3. Herman Deru – Mawadi Yahya

Calon gubernur dan wakilnya Herman Deru – Mawadi Yahya yang maju dalam Pilkada Sumsel 2018 diusung oleh koalisi tiga parpol yaitu PAN dengan 6 kursi di DPRD Sumsel, Partai NasDem 5 kursi, dan Partai Hanura 5 kursi. Jadi total jumlah kursi DPRD Sumsel yang mendukung pasangan ini ada 16 kursi.

Paslon Herman – Mawadi akan menghadirkan ketua umum DPP masing-masing parpol yang mendukungnya, antara lain Zulhas Ketum Partai Amanat Nasional, Surya Paloh Ketum Partai NasDem, dan OSO Ketum Partai Hanura. Selain ketiga ketum parpol tersebut, untuk mendongkrak jumlah pemungutan suara, Herman Deru juga akan menghadirkan Sultan Hamengkubuwono X dan utusan dari Kesultanan Solo.

4. Aswari Rivai – Muhammad Irwansyah

Pasangan terakhir pada Pilgub Sumatera Selatan 2018 adalah Aswari Rivai – Muhammad Irwansyah. Aswari yang akbrab disapa Kak Wari diusung oleh koalisi dua partai yaitu Partai Gerindra dan PKS (Partai Kesejahteraan Sosial). Kedua parta memiliki total 15 kursi di legislatif Sumatera Selatan (10 kursi Partai Gerindra dan 5 kursi dari PKS).

Aswari dan Tim Pemenangan nantinya akan menghadirkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo  Subianto sebagai juru kampanye di Sumatera Selatan. Selain Prabowo, beberapa tokoh masyarakat dan pejabat daerah juga akan menjadi jurkamnas (Juru Kampanye Nasional) untuk pasangan ini. Nama-nama yang disebutkan akan hadir adalah Mohammad Sohibul Iman (Presiden PKS), Sandiaga Uno, H. Lulung, Muzani, dan Eddy Prabowo. Dengan hadirnya Prabowo dan lainnya, Tim Pemenangan berharap jumlah pemilih paslon Aswari – Muhammad Irwansyah akan semakin tinggi.

Cek update info terbaru mengenai Hasil Quick Count Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018.

Pilgub Sumatera Selatan 2018 di Bumi Sriwijaya rupanya akan sangat meriah karena masing-masing paslon memiliki strategi dan bersaing dengan sportif untuk memikat hari masyarakat Sumatera Selatan. Siapapun paslon yang berhasil menjabat sebagai Gubernur Sumsel, diharapkan menjadi pemimpin yang amanah dan menomorsatukan kesejahteraan masyarakatnya.



Description
: Hasil Quick Count Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Sumatera Selatan Sumsel 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar