Hasil Quick Count Pilgub Sultara 2018

Cek hasil quick count Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 berikut ini.

Tahun 2018 bak ajang pesta rakyat untuk hampir seluruh rakyat di Indonesia. Pasalnya pada tahun 2018, banyak daerah yang akan mengadakan pilihan gubernur atau selanjutnya akan disingkat sebagai pilgub. Tidak hanya Pigub Bali 2018 , pilgub juga akan di provinsi Sulawesi Tenggara. Pada pilgub serentak yag dilaksanakan di hampir seluruh provinsi di Indonesia, diantaranya yaitu provinsi Sulawesi Tenggara.


Sulawesi tenggara merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia dengan ibukota di Kota Kendari. Berdasarkan Perpu No. 2 Tahun 1964 Juncto UU No. 13 Tahun 1964 Sulawes Tenggara telah ditetapkan sebagai Daerah Otonom. Pada awal terbentunya provinsi ini hanya memiliki empat kabupaten yaitu Kabupaten Kolaka, Kabupaten Muna, Kabupaten Kendari, dan Kabupaten Muna. Setelah melakukan banyak perubahan maka dilakukan pemekaran kabupaten dimana saat ini terdapat sepuluh kabupaten dan dua kota.

Lanjut hingga akhir untuk mengetahui Hasil Quick Count Pilgub Sultara 2018

Sulawesi Tenggara terkenal dengan banyak keunggulan diantaranya yaitu produk pertaniannya seperti:
· Coklat atau kakao
· Kacang mede
· Kelapa
· Cengkeh
· Kopi
· Pinang lada, dan
· Vanili

Selain dalam bidang pertanian, Sulawesi Tenggara juga unggul dalam bidang kehutanan diantaranya:
· Kayu gelondongan dan
· Kayu gergajian

Kemudian di bidang perikanan Sulawesi Tenggara memiliki aseet seperti perikanan di darat dan perikanan di laut. Dalam bidang pertambangan, Sulawesi Tenggara juga tidak mau kalah, mereka memiliki:
· Aspal
· Nikel
· Emas
· Marmer
· Batu
· Setengah permata
· Onix
· Batu gamping, dan
· Tanah liat

Meskipun sudah memiliki banyak keunggulan, ternyata di Sulawesi Tenggara juga memiliki keunggulan di bidang peternakanm diantaranya mereka memiliki produk unggulansapi, kerbau, dan kambing.

Selain memiliki keunggulan di berbagai bidang, provinsi Sulawesi Tenggara yang akan ikut memeriahkan Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 juga memiliki daya tarik yangkuat dalam nilai budayanya. Wisata provinsi Sulawesi Tenggara mengandalkan perpaduan karakter alam yang kuat dengan karakter budayanya. Serupa dengan daerah lain yang ada di Indonesia, Sulawesi Tenggara juga memiliki tradisi turun menurunberupa upacara adat yang memberikan karakteristik khusus dari provensi tersebut. Dalam pilgub Sulawesi Tenggara 2018 ini diharapkan para pemimpin yang terpilih dapat terus mempertahankan berbagai keunggulan dan juga kekayaan budaya yang dimiliki oleh provinsi Sulawesi tenggara.

Sulawesi Tenggara memiliki tiga calon yang siap untuk bertarung demi memperoleh kursi nomor satu di provinsi Sulawesi Tenggara.. Jika Anda saat ini memiliki KTP di daerah provinsi Sulawesi Tenggara, ada baiknya Anda mengenal beberapa calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulawesi Tenggara untuk Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 berikut ini.

1. Asrun dan Hugua

Pasangan Asrun dan Hugua yang menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara ini diusung oleh PAN, PDI Perjuangan, PKS, Partai Hanura, dan Partai Gerindra dengan total 26 kursi di DPRD Sulawesi Tenggara. Berikut ulasan mengenai riwayat hidup dari calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara.

· Asrun

Nama : Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc
Tanggal lahir : Kendari, 26 April 1961
Agama : Islam
Istri : Dra. Hj. Sri Yastin
Anak : Asrizal Pratama Putra dan Adriatma Dwi Putra
Kekayaan : 14 Miliar Rupiah
Pendidikan :
· S1 di jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanudin
· S2 di jurusan Teknik Struktur Spesialis Bidang Long Span Bridge (Jembatan Bentang Panjang) UNSW Sydney Australia
Karir : Asrun dikenal sebagai tokoh pengembang di daerahnya yaitu Sulawesi Tenggara. Beliau selaku Ketua DPRD HPJI provinsi Sulawesi Tenggara telah melaksanakan HPJI selama dua masa bakti yaitu semenjak tahun 2000 sampai dengan tahun 2007. Karena sepak terjangnya pada tahun 2007 beliau dipilih oleh rakyatnya untuk menjadi Walikota.

Sebelum menjabat sebagai Walikota, beliau memulai karir sebagai pimpro pemeliharaan jalan dan jembatan selama 12 tahun lamanya. Kemudian sebagai Kasie Perencanaan Teknik Jalan dan Jembatan DPU Sulawesi Tenggara, Kepala Subdinas Bina Marga DPU Sulawesi Tenggara, Kepala Subdinas Pengembangan Industri Dinas Perindag Sulawesi Tenggara, Kabid Tata Bangunan Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Kendari dan disaat bersamaan pula Asrun menjabat sebagai Walikota Kendari.

· Hugua

Nama : Ir. Hugua
Tanggal lahir : Usuku Wakatobi, 31 Desember 1961
Agama : Islam
Istri : Ratna Sari
Anak : Ayu Berlinan Hugua, Deden Sidney, dan Aira Dublin Hugua
Kekayaan : 10,3 Miliar Rupiah
Pendidikan :
· Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara
· DSE Germany di bidang Management Organisasi Nirlaba
· UNE Australia (Ekonomi dan Lingkungan)
· TIC Tokyo (Pemberdayaan Masyarakat)
· Studi komparasi sistem Grameen Bank di Bangladesh
· Replikasi di negara India, Thailand, dan tentunya di Indonesia
· Eksecutive Education IDEAS
· Sloan School of Management MIT Boston, USA
Oraganisasi :
· Tahun 1983 sampai dengan 1986 menjabat sebagai Ketua Departemen Kader HMI Cabang Kendari
· Tahun 1994 sampai dengan 1999 sebagai Ketua DPD HILLSI (Himpunan Lembaga Latihan Swasta Indonesia) untuk provinsi Sulawesi Tenggara
· Tahun 1994 sampai dengan 1999 menjabat sebagai Ketua I DPD-HPP LSM (Himpunan Pendidikan Luar Sekolah Oleh Masyarakat) provinsi Sulawesi Tenggara
· Tahun 1999 sampai dengan 2003 menjabat sebagai Ketua Departemen Pengembangan Usaha KAHMI provinsi Sulawesi Tenggara
· Tahun 1999 sampai dengan 2004 menjabat sebagai Ketua Departemen Usaha Kecil dan Ekonomi Kerakyatan ICMI provinsi Sulawesi Tenggara
· Tahun 1989 sampai dengan 1992 menjadi pengurus organisasi Purna Caraka Muda Indonesia
· Tahun 2001 sampai dengan 2004 menjabat sebagai ketua Kerukunan Keluarga Tomia di Kendari
· Tahun 2006 sampai dengan tahun 2016 menjabat sebagai Bupati Wakatobi selama dua periode.

2. Rusda Mahmu dan Sjafei Kahar

Pasangan Rusda Mahmu dan Sjafei Kahar yang menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara ini diusung oleh Partai Demokrat, PPP, dan PKB dengan total 9 kursi di DPRD Sulawesi Tenggara. Berikut ulasan mengenai riwayat hidup dari calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara.

· Rusda

Nama : H. Rusda Mahmud
Tanggal lahir : Lasusua, 21 November 1962
Agama : Islam
Istri : Hj. Nurfaedah
Anak : Wigan Wijaya Putra, Wira Wirawan, Wildan Setiawan, dan Wisnu Tenggara Putra
Kekayaan : 5 Miliar Rupiah
Pendidikan :
· SDN 1 Lasusua pada tahun 1968 sampai dengan 1974
· SMPN 1 Lasusua pada tahun 1974 sampai dengan 1977
· STM Negeri Raha Pilial Kolaka pada tahun 1977 sampai dengan 1981
· S1 jurusan Teknologi Tekstil di Universitas Islam Indonesia (UII)
· Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara
Karir : Beliau mengawali karir pada tahun 2022 beliau mulai bergabung dengan Partai Nasional Benteng Kemerdekaanatau PNBK yang kemudian juga dipercaya untuk menjadi pemimpin DPCPNBK Kolaka yang kemudian menjadi pemekaran DPCPNBK Kolaka Utara. Akhirnya pada tahun 2009 beliau menjadi pemenang pemilihan umum dan pada tahun 2011 beliau menjadi pengurus DPW Partai Demokrat Sulawesi Tenggara.

· Sjafei Kahar

Nama : Ir. H. LM. Sjafei Kahar, M.Si
Kekayaan : 2,3 Miliar Rupiah
Minimnya informasi mengenai Ir. H. LM. Sjafei Kahar, M.Si membuat tidak bisa mengulas dengan lengkap sosok calon wakil gubernur Sulawesi Tenggara ini.

3. Ali Mazi dan Lukman Abunawas

Pasangan Ali Mazi dan Lukaman Abunawas yang menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara ini diusung oleh Partai Golkar dan Partai Nasdem dengan total kursi 10 kursi di DPRD Sulawesi Tenggara. Berikut ulasan mengenai riwayat hidup dari calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara.

· Ali Mazi

Nama : H. Ali Mazi, S.H
Tanggal lahir : Buton, 25 November 1961
Istri : Agista Ariany
Agama : Islam
Alamat : Jalan Syech Yusuf Komp. Cempaka Mas D3, RT 014 RW 005, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Anak : 5 orang anak
Kekayaan : 22 Miliar Rupiah
Pendidikan :
· SDN Pasar Waju, Buton
· SMPN Pasar wajo, Buton
· SMA Negeri 2 Bau-bau, Buton yang lulus pada tahun pelajaran 1980 – 1981
· S1 Universitas Proklamasi 45 pada tahun 1986
Akrir :
· Tahun 2003 sampai dengan 2008 menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara
· Tahun 2005 sampai dengan 2010 menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara
· Tahun 2011 sampai dengan 2016 menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Tenggara
· SMPN Pasar wajo, Buton
· Lukman Abunawas
Nama : Dr. H. Lukman Abunawas, S.H., M.Si
Tanggal lahir : Kendari, 11 September 1958
Agama : Islam
Istri : Hj. Yati Lukman
Anak : Arniwaty Abunawas, S.E., M.Si., Isnawaty Abunawas S.T., M.M., Andry Abunawas S.H., M.H., Ardiansyah, S.ip, dan Fatimah Azzahra
Kekayaan : 3,4 Miliar Rupiah
Karir :
· Memulai dengan lepas jabatan dari Camat, Lukmanmenjadi Kabag Pemerintahan Kabupaten Kendari dari tahun 1996 sampai dengan 1998
· Tahun 1998 sampai dengan 1999 beliau menjabat sebagai Kadis Tata Ruang Kabupaten Kendari sekaligus menjadi Kadis Diknas Kabupaten Kendari
· Kemudian pada 1 April 2013 beliau menjabat sebagai Bupati Kendari sampai dengan tahun 2008.
· Pada pemilihan Bupati untuk periode 2003 sampai dengan 2013 beliau dipercaya kembali memenangi pemilu kemudian menjadi Bupati untuk periode ke-II dengan perubahan nama kabupaten menjadi Kabupaten Konawe

Beliau memegang teguh bawasannya pegawai yang dapat mematuhi pedoman pasti insyaAllah akan selalu dipakai oleh para pemimpin. Jangan sampai ada PNS yang melalukan tindakan tidak berbudi luhur yang mana tidak sesuai dengan norma-norman sosial dan agama yang berlaku di lingkungan tersbut.

Kemudian juga untukseluruh aparat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk selalu bekerja profesional dan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi yang sudah ada.

Itulah beberapa bahasan menarik mengenai calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilgub Sulawesi Tenggara 2018. Anda harus cermat dalam menentukan pilihan, jangan asal pilih apalagi melakukan golongan putih. Sudah saatnya Indonesia di pimpin oleh yang benar-benar pilihan rakyat dari hari nuraninya tanpa iming-iming janji kampanye.

Dewasa ini pasti informasi dari banyak sumber berdatangan, namun tidak menutup kemungkinan banyak dari informasi tersebut yang tidak terpercaya atau dikenal dengan hoax. Oleh sebab itu, pandai-pandailah dalam menerima informasi akan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara ini. Semoga Anda para masyarakat Sulawesi Tenggara tidak salah dalam menentukan pilihan Anda untuk waktu lima tahun kedepan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 menjadi pesta demokrasi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Sulawesi Tenggara. Karena ini akan menentukan mau dibawa kemana Sulawesi Tenggara 5 tahun ke depan.

Untuk menyambut pesta demokrasi 5 tahunan di Sulawesi Tenggara. KPU Sultra telah resmi menetapkan 3 pasangan bakal calon yang akan bertarung di Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 nanti. Tentu saja pesta demokrasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sultra. Betapa tidak pemilihan gubernur ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena akan menentukan bagaimana jalannya pemerintahan daerah di Sulawesi Tenggara lima tahun ke depan nanti. setiap masyarakat di daerah-daerah pasti menginginkan Gubernur yang kerja keras, kredibel, amanah dan merakyat.

Profil Pasangan Bakal Calon Pilgub Sulawesi Tenggara 2018

Seperti yang sudah dikemukakan bahwa Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang, namun ajang pesta demokrasi ini jangan hanya sebagai pesta memberikan janji-janji semu, namun pembuktian dan kinerja yang pasti bagi yang terpilih anntinya agar dapat membangun dan memajukan Sulawesi Tenggara menjadi lebih baik. Berikut adalah profil pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara 2018.

1. Pasangan Asrun dan Hugua

Pasangan ini diusung oleh lima partai yakni PDIP, PAN, PKS, Gerindra dan Hanura. Asrun adalah mantan Wali Kota Kendari yang menjabat selama dua periode, tentu saja dengan pengalamannya ini menjadi nilai lebih sehingga ia diusung oleh lima parpol sekaligus. Kemudian pasangannya yakni Hugua adalah mantan Bupati Wakatobi yang juga menjabat selama dua periode.

Dengan ini menjadi sebuah kekuatan dan kelebihan sendiri bagi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara 2018 ini. Meskipun begitu harus tetap mengingat apa naitan dan tujuan awal untuk membangun daeranya menjadi lebih baik dan sejahtera.

2. Pasangan Rusda Mahmud dan Sjafei Kahar

Pasangan kedua yakni Rusda mahmud dan LM Sjafei Kahar yang diusung oleh partai Dmeokrat, PKB dan PPP. Rusda Mahmud sendiri merupakan mantan Bupati Kolaka Utara yang juga menjabat selama dua periode. Dan pasangannya Sjafei Kahar juga merupakan mantan Bupati Buton yang menjabat selama dua periode juga. Pasangan ini menjadi saingan pasangan lainnya yang memang sama-sama memiliki kecakapan dan pengalaman politik, sehingga pertarungan Pilgub Sulawesi Utara 2018 mendatang diharapkan bisa berjalan dengan sportif.

Namun tentu saja yang menjadi kunci penting pertarungan ini adalah bisa mengayomi dan merangkul seluruh lapisan masyarakat, dan bisa menjawab dan memenuhi segala kebutuhan rakyatnya khususnya masyarakat Sulawesi Utara.

3. Pasangan Ali Mazi Lukman dan Abunawas

Mereka diusung oleh partai Golkar dan Nasdem. Dengan kekuatan partai yang mengusungnya menjadi penting karena mereka memiliki basis di daerah-daerah. Pengalaman Ali Mazi sebagai mantan Gubernur Sultra bisa menjadi senjata untuk meraup hasil maksimal. Ia juga sudah berpengalaman dalam hal bagaimana memimpin sebuah daerah. Sedangkan Abunawas juga pernah menjabat sebagai Bupati Konawe selama dua periode. Hal Ini menjadi modal penting bagi pasangan Ali Mazi dan Abunawas untuk mengikuti dan meramaikan “pertarungan” di Pilgub 2018 mendatang. 

Bagaimana Hasil Quick Count Pilgub Sultara 2018? Silahkan cek kabar terbaru di Hasil Quick Count Pilgub 2018.

Pemilihan Kepala Daerah tak terkecuali Pilgub Sulawesi Tenggara 2018 semoga bisa menjadi awal untuk bisa membangun daerah-daerah yang memang membutuhkan pemimpin yang amanah dan jujur. Tidak hanya itu menjadi pemimpin tentu saja harus memiliki jiwa yang merakyat mengayomi dan memperhaitkan semua kebutuhan rakyatnya menjadi hal paling utama. Karena pada akhirnya semua akan kembali lagi kepada rakyat, bagaimana sebuah keberhasilan ditentukan dengan bagaimana mensejahterakan masyarakatnya. Semoga bermanfaat.



Proses menunggu data perhitungan suara yang masuk, silahkan kembali sesaat lagi.

Description
: Hasil Quick Count Pilgub Sultara 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Sultara 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar