Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018

Pilgub Sulawesi Selatan 2018 akan segera berlangsung, berikut ulasan Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018.


Pada tanggal 1 Agustus 2017 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan mengumumkan tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pilkada serentak 2018. Tahapan pilkada serentak telah dimulai pada tanggal 27 September 2017 yaitu perencanaan program dan anggaran. Sedangkan sosialisasi telah dimulai pada tanggal 14 – 26 Juli 2017. Dan untuk tahapan pembentukan PPK, PPS dan KPPS dijadwalkan pada tanggal 12 Oktober – 3 Juni 2018 mendatang.

Berikut adalah tahapan Pilgub 2018 lainnya, juga Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018.

1. 8 – 10 Januari 2018 pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,
2. 12 Februari 2018 penetaran pasangan calon,
3. 13 Februari 2018 mengundian nomor urut,
4. 29 April – 27 Juni 2018 pengumuman daftar pemilih tetap,
5. 15 Februari – 23 Juni 2018 kampanye,
6. 10 – 23 Juni 2018 kampanye media massa, cetak dan elektronik,
7. 15 Februari – 23 Juni 2018 debat pasangan calon,
8. 27 Juni 2018 pemungutan suara.

Pada tanggal 1 Januari 2018 dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedua pasangan tersebut yaitu pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman dan Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar. Setelah mendaftar Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa terdapat 3 partai yang mengusungnya yaitu PDIP, PKS dan PAN.

Jumlah kursi DPRD Provinsi dari ketiga partai tersebut adalah 20 kursi. Sedangkan pasangan Nurdin Halid dan Aziz Qahhat Mudzakkar didukung oleh 5 partai yaitu Golkar, Nasdem, Hanura, PKB dan PKPI. Dengan total kursi DPRD Provinsi sebanyak 35 kursi dari kelima partai tersebut.

Sedangkan pada tanggal 10 Januari 2018 adik kandung dari Gubernur Sulawesi Selatan yang bernama Ichsan Yasin Limpo mendaftar di KPU dan resmi mengikuti Pilkada Sulawesi Selatan melalui alur perseorangan. Pasangan dari Ichan Yasin Limpo adalah Andi Musakkar. Setelah menyerahkan berkas pasangan tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat pendaftaran. Meskipun mengikuti Pilkada melalui jalur perseorangan, pasangan Ichsan-Andi mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat dan PPP.

Selain tiga pasangan tersebut, pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanribali Lamo resmi mendaftar sebagai calon Gubernud dan Wakil Gubernus Sulawesi Selatan pada tanggal 10 Januari 2018. Pasamgam tersebut diusung oleh tiga partai yaitu Gerindra, PBB, dan PPP. Dukungan yang diberikan PPP sebnyak 19 kursi dari minimal 17 kursi DPRD Sulawesi Selatan yang dijadikan syarat oleh KPU untuk bisa maju di Pilgub Sulawesi Selatam 2018.

Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018 Empat Pasangan dinyatakan Lulus Tes Kesehatan

Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan dan administrasi, empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan 2018 dinyatakan lulus oleh Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan. Hal tersebut disampaikan oleh komisaris KPU Sulawesi Selatan pada saat menggelarrapat pleno terbuka seluruh komisaris KPU Sulawesi Selatan dan perwakilan seluruh pasangan Cagub Cawagub.

Rapat pleno tersebut dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2018. Keputusan tersebut didasarkan atas laporan tertulis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi) dan Badan Narkotika(BNN).

Tak hanya itu, Ketua KPU Sulawesi Selatan juga menambahkan bahwa hasil penelitian administrasi dari keempat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur perlu dilakukan perbaikan terkait visi dan misi terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Naskah yang telah diperbaiki harus disetorkan kembali pada tanggal 18 – 20 Januari 2018. Ketua KPU Sulawesi Selatan memaparkan bahwa perbaikan naskah menyangkut keseragaman format standar dai Kementrian Dalam Negeri. Dan KPU telah memberikan format perbaikan, sehingga pasangan calon hanya perlu menyesuaikan. Perbaikan format juga bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam membaca visi dan misi kandidat.
Pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman

Nurdian Abdullah adalah seorang Bupati Bantaeng. Nurdin Abdullah menyampaik tentang visi dan misinya. Nurdin berjanji akan membangung pusat – pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan seperti tentang bandara yang akan dikembangkan karena saat ini hanya terdapat di Makassar. Selain itu Nurdin juga berjanji akan meningkatkan ekspor dan impor, meningkatkan lapangan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan.

Bupati Bantaeng yang berambisi jadi Gubernur Sulsel ini kembali mengungkap visi dan misi. Dia mengatakan akan membangun pusat-pusat pertumbuhan baru di Sulsel. Antara lain soal bandara yang akan dikembangkan bukan hanya yang ada di Makassar. Peningkatan ekspor dan impor juga demikian, peningkatan lapangan kerja untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Setelah beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa pasangan tersebut diusung oleh 3 partai. Pada tanggal 8 Januari 2018 pasangan tersebut resmi diusung oleh 4 partai yaitu PDIP,PAN, PKS dan terakhir PSI.

Pasangan Nurdin yaitu Andi Sudirman adalah sosok yang dikenal Megawati sebagai sosok muda yang professional. Andi pernah meraih sejumlah penghargaan dan sertifikasi nasional dan internasional. Selain itu Andi memiliki kemampuan berbahasa asing lebih dari satu.

Pasangan Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar

Pasangan NH-Aziz telah dideklarasikan pada tanggal 17 November 2017 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Pasangan tersebut mengatakan bahwa akan mewujudkan pembangaunan dan kesejahteraan. Dalam acara deklarasi tersbut, keduanya menekankan pada kontrak politik. Terdapat beberapa poin yang disepakati oleh keduanya, misalnya menjalankan birokrasi secara efektif dan melaksanakan program pro-kampung. NH-Aziz pun telah berjanji tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Pada acara deklarasi tersbeut dihadiri oleh ratusan ribu masyarakan dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Sujumlah pimpinan Golkan tingkat pusat dan perwakilan partai pengusung seperti Nasdem, Hanura, PKB, PKPI dan PPP ikut hadir pada acara tersebut. Abu Rizal Bakrie yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar mengungkapkan bahwa Partai Golkar secara keseluruhan akan memenangkan NH-Aziz dalam Pilgub Sulawesi Selatan 2018.

Dia menganggap bahwa pasangan nasionalis-religius tersebut dapat membawa pembaruan bagi Sulawesi Selatan ke arah yang lebih baik.

Pasangan Ichan Yasin Limpo - Andi Musakkar

Andi Mudzakkar atau yang biasa dikenal dengan Cakka merupakan Bupati Luwu yang menjabat selama dua periode. Sedangkan Ichsan Yasin Limpo adalah Bupati Kabupaten Gowa sekaligus adik kandung dari Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Pasangan Ichan Yasin Limpo dan Andi Musakkar memutuskan untuk menempuh jalur perseorangan pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2018. Pasangan tersebut memiliki 1.5 juta fotocopy KTP warga. Akan tetapi diserahkan sebnyak 1 juta di kantor sementara KPU di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard Raya Selatan, Makassar pada tanggal 25 November 2017. 

Satu juga fotokopi KTP digunakan untuk verifikasi awal. Sedangkan 500 riu fotokopi lainnya disimpan bila dibutuhkan verifikasi kedua. Jalur persorangan telah dibuka mulai tanggal 22 November 2017. Syarat untuk mengikuti jalur tersebut yaitu calon pasangan harus menyetorkan 480 ribu fotokopi KTP dukungan dari warga.

Pasangan Agus Arifin Nu’mang - Tanribali Lamo

Agus Arifin Nu’mang merupakan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode mendampingi Syahrul Yasin Limpo hingga kini. Sedangkan Tanribali Lamo merupakan pensiunan TNI dengan pangkat Mayor Jenderal dan pernah menjabat sebagai Plt Gubernur Sulawesi Selatan pada tahun 2008.

Deklarasi pasangan tersebut dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2018 di gedung Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar. Pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanribali Lamo diusung oleh tiga partai yaitu Gerindra, PPP dan PBB.

Demikianlah mengenai Pilgub Sulawesi Selatan 2018 beserta dengan empat calon Cagub dan Cawagub. Jika anda ingin tahu pilgub 2018 di provinsi lainnya? Baca juga berita Pilgub Papua 2018, Pilgub Maluku 2018, dan Pilgub Kalimantan Barat 2018.

Pilgub Sulawesi Selatan 2018 menjadi pesra demokrasi yang dinanti-nanti oleh masyarakat Sulawesi Selatan, tentu saja cagub dan cawagub 2018 ini harus memiliki kepercayaan dan kredibiltas di mata masyarakat Sulsel.

Tak ada habisnya memang kalau membahas tentang peta politik di Indonesia tak terkecuali Pilgub Sulawesi Selatan 2018 yang akan digelar Juni 2018 mendatang. Semua Paslon cagub dan cawagub berlomba untuk mendaftarkan diri di KPU Sulsel. Banyak pemerhati politik dan lembaga survey yang meneliti para peneliti dan warga masyarakat Sulsel untuk mengetahui peta politik di daerah ini. Tentu saja hasil survey ini sangat berguna bagi para calon gubernur dan wakilnya untuk menyusun strategi politik dan lainnya. berikut adalah nama 4 pasangan calon gubernur dan wakilnya serta kelamahan dan kelebihannya.

Analisis Paslon Cagub dan Cawagub di Pilgub Sulawesi Selatan 2018

1. Pasangan Nurdin Halid (NH) dan Aziz Qahhar Mudzakar

Pasangan ini di dukung oleh 5 partai sekaligus yakni Golkar, NasDem, hanura PKPI dan PKB. NH sendiri merupakan mantan Ketua Umum PSSI dan Ketua harian DPP Golkar. Tentunys dengan ini ia memiliki koneksi sampai tingkat desa. Tapi ia juga pernah tersandung kasus hukum dan sosok kontroversi. Sedangkan pasangannya Aziz yang notabene dikenal dengan sosok yang bersih dari korupsi ia merupakan anggota DPD RI Sulsel selama tiga periode yakni semenjak 2004 hingga sekarang.

2. Pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Musakkar

Pilgub Sulawesi Selatan 2018 nanti juga akan diramaikan dengan pasangan jalur Independen, yakni Pasangan Ichsan-Andi. Pasangan jalur Independen ini digadang-gadang menjadi saingan terberat dari paslon NH-Aziz. Meski begitu mereka juga diusung oleh PPP dan partai Demokrat. Andi merupakan adik dari Aziz yang sama-sama kerurunan Kahar Mudzakkar yakni pahlawan pejuang yang sangat berpengaruh di Sulsel. Ichsan pun merupakan adik dari Syahrul Yasin Limpo yang kini menjadi Gubernur yang mungkin saja akan membantu kemenangan adiknya.

3. Pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman

Pasangan ini diusung oleh Yakni PAN, PDIP dan PKS, dari segi kekuatan para kader PKS dan PDIP dikenal memiliki kader yang militan ditambah lagi dengan Pan yang dikenal sebagai kalangan islam yang moderat. Dalam pengalaman perpolitikan Nurdin sendiri adalah Bupati Bantaeng kemudian pasangannya yakni Sudirman merupakan tokoh intelektual di wilayahnya. Dengan pengalaman politik dan Intelektualitas yang dimiliki mungkin bisa menjadi senjata andalan untuk meramaikan Pilgub Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Namun tetap saja keputusan tertinggi berasal dari rakyat.

4. Pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanribali Lamo

Pasangan ini diusung oleh tiga partai yakni PBB, Gerindra dan PPP, dari segi popularitas Agus tidak kalah populer dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Karena sering melakukan kegiatan bakti sosial ke daerah-daerah. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel. Ini menjadi kekuatan pengalaman berpolitik dari pasangan ini. Sedangkan Tanri merupakan mantan perwira tinggi TNI AD. Saat ini ia juga menjabat sebagai Dirjen Kesbangpol di bawah naungan Kemendagri. Ia juga merupakan anak dari mantan Gubernur Sulsel. Dengan pengaruhnya ini menjadi salah satu kekuatan yang bisa mendongkrak popularitasnya.

Berapakah Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018? cek info terbarunya.

Semoga pesta demokrasi Pilgub Sulawesi Selatan 2018 akan berjalan secara terbuka, jujur, dan adil. Agar semua masyarakat bisa dengan lapang dada menerima segalanya. Namun tentu saja yang paling penting di atas itu semua adalah keseriusan para calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk bisa memberikan yang terbaik dalam membangun sarana dan prasarana di daerahnya. Jangan sampai hanya memenuhi ambisinya kelompoknya sendiri. tapi harus bekerja untuk rakyat.



Proses menunggu data perhitungan suara yang masuk, silahkan kembali sesaat lagi.

Description
: Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar