Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018

Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018 ~ Tahukah Anda kapan jadwal Pilkada Gubernur 2018 digelar? Pilkada Gubernur 2018 akan dilakukan serentak di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Semakin hari, berita pilgub pun semakin santer terdengar. Lalu bagaimana berita Pilgub 2018 Provinsi Papua? 


Jika Anda ingin berita selengkapnya mengenai pilgub Papua 2018, yuk simak artikel berikut ini yang akan dibahas secara lengkap dan terbaru. Tidak hanya berita pilgub Papua 2018, berita pilgub lainnya bisa dilihat juga di Pilgub Maluku 2018, Pilgub Kalimantan Barat 2018, dan Pilgub Sulawesi Selatan 2018.

Pelaksanaan Pilgub Papua 2018 sampai Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018

Pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, pemerintah memberikan perhatian lebih. Hal ini dikarenakan pengalaman Pilgub yang lalu yang semakin dekat dengan pelaksanaan pilgub, situasinya semakin memanas. Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa pemerintah mewaspadai potensi kerawanan Pilkada Gubernur di Papua, langkah – langkah untuk menetralisir hal – hal tidak diinginkan yang mungkin terjadi.

Ada berita terdengar bahwa beberapa tahapan pelaksanaan Pilgub Papua 2018 akan dipastikan molor. Hal ini dikarenakan berkas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur belum diterima oleh pihak Majelis Rakyat Papua (MRP) yang diperlukan untuk memverifikasi keaslian pasangan calon yang memang orang Papua. Saat ini berkasnya masih bolak – balik di meja KPU Papua dan Pansus Pilgub Papua dai DPRD Papua. Salah satu penyebabnya yaitu masih ada tarik ulur kewenangan antara KPU Papua dan DPRD Papua dalam pelaksanaan tahapan Pilgub Papua 2018.

Sesuai dengan jadwal tahapan pelaksanaan Pilgub Papua 2018, seharusnya penetapan pasangan calon dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2018, atau tersisa 5 hari lagi. Padahal ketentuannya MRP memiliki waktu 17 hari untuk melaksanakan tugasnya.

Walaupun ada sekidit hambatan dan molor dalam tahapan yang berlangsung saat ini, Boy Markus Dawir selaku Pansus Pilgub Papua yakin bahwa pelaksaan Pilgub Papua tidak akan molor, yaitu tetap pada bulan Juni sesuai jadwal nasional KPU RI.

Siapakah bakal pasangan calon di Pilkada Gubernur Papua 2018?

Saat ini sudah banyak berita mengenai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua 2018. Ada dua pasangan calon yang siap untuk maju dalam Pilgub Papua 2018. Siapa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

Lukas Enembe – Klementinal (Lukmen)

Pada hari kedua pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2018 yang telah dibuka mulai tanggal 8 – 10 Desember 2018, pasangan Lukas Enembe dan Klementinal telah resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di KPU Papua.

Saat mendaftar, pasangan calon ini diantar oleh massa pendukung dan 9 partai politik yang mengatasnamakan tim partai koalisi dengan total 42 kursi DPRD Papua yang terdiri dari 16 kursi Partai Demokrat, 6 kursi Partai Golkar, 5 kursi Partai Hanura, 5 kursi PKB, 3 kursi Partai Nasdem, 3 kursi PKS, 2 kursi PAN, 2 kursi PKPI, dan 1 kursi PPP.

Tim partai koalisi datang ke KPU Papua dengan membawa berkas pendukung persyaratan Pilgub Papua 2018. Mathius Awoitauw sebagai ketua DPD Papua dari Partai Nasdem, mewakili tim partai koalisi pendukung pasangan calon Lukas Enembe – Klementinal dengan menyerahkan langsung berkas dokumen persyaratan Pilgub kepada Ketua KPU Papua, yaitu Adam Arisoi, S.E. yang didampingi oleh para Komisioner KPU Papua seperti Isak Hikoyabi, Beatrix Wanane, Musa Sombuk, dan Tarwindo.

· Jejak karir Lukas Enembe

Lukas Enembe mengawali karirnya di dunia pemerintahan di tahun 1997 sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Sospol Pemerintah Kabupaten Merauke. Pria yang lahir pada tanggal 27 Juli 1967 di Kembu, Tolikara, Papua ini menempuh studi di Australia mulai tahun 1998 – 2001.

Setelah menyelesaikan studinya, Lukas terpilih menjadi Wakil Bupati Puncak Jaya sejak tahun 2001 – 2005. Karirnya pun semakin cemerlang dengan menjabat sebagi Ketua DPD Partai Demokrat. Pada tahun 2013, dirinya ditetapkan sebagai Gubernur dengan pasangannya Klementinal di Papua oleh KPU Papua.

Saat Pilgub 2013, pasangan calon Lukas Enembe dan Klementinal mendapatkan 52% suara dan memenangkan Pilgub Papua 2013 satu putaran dengan menyisihkan enam pasangan calon lainnya yang ikut berpartisipasi di Pilgub Papua.

· Jejak karir Klementinal

Jejak karir yang dimiliki Klementinal hampir sama dengan jejak karir milik Lukas Enembe. Perbedaannya ialah, karir Klementinal diawali sebagai Administrative Supervisor di PT Freeport Indonesia pada tahun 1993. Pada tahun 2002, Klementinal mengikuti Pilkada Kabupaten Mimika yang akhirnya menjabat 2 periode yaitu periode 1 (2002 – 2006) dan periode 2 (2008 – 2013).

Tidak hanya itu, sejak tahun 2003 Klementinal menjabat sebagai kader Partai Golkar. Hingga akhirnya, pria kelahiran Puncak Papua pada tanggal 23 Agustus 1970 ini sukses memenangkan Pilkada Gubernur Papua 2013 bersama Luka Esembe.

John Wempi Wetipo - Habel Melkias Suwae

Pada hari terakhir pendaftaran yaitu pada tanggal 10 Desember 2018 lebih tepatnya pada pukul 4 sore WIT, pasangan John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae telah resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di KPU Papua.

Pasangan calon ini diusung oleh tiga partai politik yang terdiri PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo, dan PKB yang mengatasnamakan Tim Koalisi Papua Cerdas. Edoardus Kaize sebagai ketua DPD Papua dari PDI Perjuangan, mewakili tim partai koalisi Papuas Cerdas pendukung pasangan calon John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae menyerahkan berkas dukungan persyaratan Pilgub ke Ketua KPU Papua yang didampingi oleh para Komisioner KPU Papua seperti Isak Hikoyabi, Beatrix Wanane, Musa Sombuk, dan Tarwindo

Berkas dukungan pasangan calon ini telah diterima oleh Ketua KPU yang kemudian akan diserahkan langsung ke tim verifikasi KPU Papua untuk diperiksa. Data yang sah nantinya akan di update langsung ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang terkoneksi dengan KPU Pusat.

· Jejak karir John Wempi Wetipo

John Wempi Wetipo merupakan kader PDI Perjuangan yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jayawijaya selama dua periode, yaitu periode 1 (2008 – 2013) dan periode 2 (2013 – 2018). Wempi mengawali karirnya sebagai PNS pada tahun 1996 dan kinerjanya pun diapresiasi saat menjadi BUpati Jayawijaya.

Beberapa penghargaan yang ia dapatkan seperti:
· Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
· Penilaian tertinggi BPK soal pengelolaan keuangan di Kabupaten Jayawijaya tahun 2017 dari Kementerian Keuangan.
· Jejak karir Habel Melkias Suwae
Jejak karir yang dimiliki Habel Melkias Suwae hampir sama dengan jejak karir John Wempi Wetipo yang diawali dengan menjadi PNS di Pemerintah Kabupaten Jayapura. Pria yang lahir pada tanggal 28 Mei 1952 di Dapapre, Jayapura, Papua ini menduduki beberapa jabatan saat menjadi PNS, seperti:

· Kepala Seksi Pembinaan Umum dan Masyarakat Kantor Sosial Pemerintah Kabupaten Jayapura.

· Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Jayapura.

· Pada tahun 1999, pria dengan titel Sarjana Sosial dan merupakan kader Partai Golkar ini terpilih menjadi Ketua DPRD di Kabupaten Jayapura hingga tahun 2001. Di tahun yang sama, Melkias terpilih menjadu Bupati Jayapura hingga 2 periode.

Ones Pahabol – Petrus Yoram Mambai

Pada hari kedua pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2018 yaitu pada tanggal 10 Desember 2018 pasangan Ones Pahabol dan Petrus Yoram Mambai telah resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di KPU Papua.

Pasangan calon ini diusung oleh dua partai politik dengan total 13 kursi DPRD Papua yang terdiri dari 6 kursi PDI Perjuangan dan 7 kursi Partai Gerindra. Namun sayangnya pasangan calon ini tidak loloa menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2018 dikarenakan KPU Papua menolak pendaftarannya dengan alasan kelengkapan syarat.

Itulah beberapa informasi mengenai pelaksanaan pilgub dan siapa saja calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub Papua 2018. Semoga bermanfaat dan selalu jaya untuk Papua.

Pilgub Papua 2018 seyogyanga dimanfaatkan sebaik mungkin bagi masyarakat Papua khususnya untuk benar-benar memilih pemimpin yang memang Papua menjadi lebih baik.

Pesta demokrasi seperti apapun bentuknya memang patut untuk kita apresiasi dan sambut dengan sukacita. Tak terkecuali Pilgub Papua 2018 yang diselenggarakan serentak di 17 Provinsi di Indonesia. Masyarakat Papua pasti menginginkan pemimpin yang tidak hanya mengumbar janji, tapi bukti. Lalu bagaimana peta politik di Papua? Siapa saja paslon yang lolos Verifikasi KPU di Papua dan berhak menyalonkan diri menjadi cagub dan cawagub Papua 2018?. Berikut penjelasannya.

Profil Paslon Pilgub Papua 2018 dan Rekam Jejaknya

Tak kenal maka tak sayang, maka tentu saja profil para pasangan calon kandidat yang nantinya akan menjadi gubernur dan wakil gubernur Papua harus diketahui oleh khalayak dan bagaimana rekam jejaknya selama ini. Agar para pemilih pun nantinya tidak akan menyesal dan terkceoh oleh janji-janji yang dilontarkan. Dan tentu saja agar bisa memilih pemimpin yang mengayomi, mumpuni dan kredibel. Berikut Profil Paslon Pilgub Papua 2018;

1. Pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal

Pasangan ini terbilang sangat kuat karena didukung oleh 9 partai yakni Demokrat, Golkar, Nasdem, PKS, Hanura, PAN, PPP, PKPI, PKB. Lukas Pada tahun 2013 ia ditetapkan sebagai Gubernur Papua dengan perolehan suara yang dinilai cukup besar yakni 52 %. Saat ini Lukas juga menjadi anggota dari Partai Demokrat. Secara pengalaman Lukas bisa dibilang memiliki kelebihan dalam memimpin Papua. Dengan kekuatan dukungan 9 partai dan pengalamannya memimpin menjadi kekuatan tersendiri bagi Lukas untuk memenangkan pilgub kali ini.

Sedangkan rekam jejak pasangannya yakni Klemen Tinal mengawali kariernya di PT Freeport tahun 1993 yang menjabat sebagai admin supervisor. Semenjak 2003 Klemen adalah anggota kader Golkar. Kemudian memenangkan pemilihan kepala daerah di Mimika, sampai kemudian menjabat sebagai Bupati selama dua periode. Kemudian pada tahun 2013 bersama pasangannya lukas juga pernah memenangkan Pilkada lalu, dan sekarang mencoba peruntungannya lagi di Pilgub Papua 2018.

2. Pasangan John Wempi Wetipo dan Habel Melkias S.

Pasangan ini diusung oleh partai PDIP dan Gerindra. John Wempi adalah kader anggota partai PDIP. Saat ini ia menjabat dua periode menjadi Bupati Jayawijaya. Ia juga menerima beberapa penghargaan prestasi dari KPK dan Kementrian Keuangan. Prestasi ini tentu menjadi pendukung dan nilai lebih bagi John Wempi karena ia memiliki catatan karir yang bersih dari tindak korupsi dan sebagainya

Sedangkan pasangannya yakni Habel Melkias pernah menduduki jabatan di Jayapura diantaranya menjadi Kepala Seksi PU (Pembinaan Umum) sampai menjadi Kepala Bidang Humas Kabupaten Jayapura. Melkias juga merupakan anggota kader Golkar. Kemudian 2001 terpilih sebagai Ketua DPRD Jayapura. Dengan kombinasi pengalaman yang mumpuni dan kredibilitas yang terpercaya menjadi modal utama untuk mengikuti pemilihan cagub dan cawagub Papua.

Berapakah perolehan Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018 sementara? cek update terbaru di QCPilgub 2018.

Pilgub Papua 2018 semoga menjadi pesta demokrasi yang memang benar-benar mencari kandidat yang ingin membangun Papua menjadi lebih baik. Mengingat di Papua sendiri sampai sekarang masih menjadi daerah yang tertinggal dalam aspek pembangunan entah secara infrastruktur maupun sumber daya manusaianya. Tentu saja siapa yang terpilih nanti bisa mengemban amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Karena tanpa itu mungkin akan sulit mewujudkan Papua menjadi lebih baik. Semoga siapa saja yang nanti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur di Papua bisa benar-benar membawa dan membangun Papua menjadi daerah yang lebih baik. Semoga bermanfaat.



Proses menunggu data perhitungan suara yang masuk, silahkan kembali sesaat lagi.

Description
: Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Papua 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar