Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018

Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018 ~ Semakin gencarnya mengenai pemilihan gubernur 2018 bukanlah suatu berita asing untuk didengar banyak orang. Pemilihan yang akan dilakukan secara serentak di seluruh provinsi daerah di Indonesia ini akan dilakukan pada pertengahan tahun 2018 ini. Lalu bagaimana berita pilgub 2018 daerah Maluku? Jika ingin berita selengkapnya mengenai pilgub Maluku 2018, simaklah artikel berikut ini yang akan dibahas secara lengkap dan terbaru.


Maluku merupakan salah satu provinsi yang juga ikut menyemarakkan kegiatan pilgub 2018. Oleh karena itu, pihak KPU (Komisi Pemilihan Umum) Maluku telah menyiapkan persiapan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkada Gubernur 2018. Ingin tahu pilgub 2018 di provinsi lainnya seperti berita tengang Pilgub Papua 2018, silahkan terusuri setiap halaman website ini.

Tahapan Pilkada Gubernur Maluku

Tahapan pemilihan kepala Daerah Maluku telah dijadwalkan pada tanggal 9 November 2017 lalu. Ketua KPU Maluku Iriane Ponto menyatakan bahwa tahapan pencalonan gubernur dimulai dari pasangan yang ingin maju melalui jalur perseorangan (independen) dan pasangan yang dipilih dan didukung oleh partai politik (parpol).

Pendaftaran calon pasangan gubernur Maluku ini merupakan tindak lanjut dari rapat pleno KPU Maluku yang diadakan pada tanggal 10 September 2017 lalu yang telah menetapkan rekapitulasi DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pemilu atau Pilkada terakhir yang digunakan sebagai dasar perhitungan persyaratan dukungan pasangan calon gubernur sebanyak 1.228.946 pemilih. Salah satu persyaratan pasangan calon gubernur yang harus dipenuhi yaitu jumlah minimal persyaratan dukungan ialah 10% dari DPT, yaitu sekitar 122.895 pemilih.

Berikut tahapan Pilkada Gubernur Maluku 2018 hingga Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018

9 – 22 November 2017
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan persyaratan minimal dukungan untuk pasangan calon perseorangan (independen).

22 – 26 November 2017
Penyerahan persyaratan dukungan oleh masing – masing pasangan calon gubernur Maluku 2018.

22 November – 5 Desember 2017
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran.

22 November – 8 Desember 2017
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda.

9 – 11 Desember 2017
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan persyaratan dukungan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada PPS.

12 – 25 Desember 2017
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian faktual di tingkat desa atau kelurahan.

26 Desember 2017 – 3 Januari 2018
Pengadaan proses rekapitulasi secara bertingkat.
· 26 – 28 Desember 2017. Rekapitulasi di tingkat kecamatan.
· 29 – 31 Desember 2017. Rekapitulasi di tingkat kabupaten atau kota.
· 1 – 3 Januari 2018. Rekapitulasi di tingkat provinsi.

1. 1 – 7 Januari 2018
Pengumuman pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

2. 8 – 10 Januari 2018
Pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

3. 10 - 16 Januari 2018
Pengumuman dokumen persyaratan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018 di website KPU untuk memperoleh tanggapan dan masukan masyarakat.

4. 8 – 15 Januari 2018
Pemeriksaan kesehatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

5. 15 – 16 Januari 2018
Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

6. 10 – 16 Januari 2018
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian persyaratan pencalonan gubernur Maluku 2018 untuk pasangan calon perseorangan (independen), pasangan calon yang diajukan parpol dan gabungan parpol.

7. 17 – 18 Januari 2018
Pemberitahuan hasil penelitian persyaratan pencalonan gubernur Maluku 2018 untuk pasangan calon perseorangan (independen), pasangan calon yang diajukan parpol dan gabungan parpol.

8. 18 – 20 Januari 2018
Perbaikan persyaratan pencalonan gubernur Maluku 2018.

9. 20 – 26 Januari 2018
Pengumuman perbaikan dokumen persyaratan pencalonan gubernur Maluku 2018 di laman KPU.

10. 12 Februari 2018
Penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku.

11. 13 Februari 2018
Pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

12. 15 Februari – 23 Juni 2018
Masa kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

13. 24 – 26 Juni 2018
Masa tenang pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

14. 27 Juni 2018
Pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Siapakah bakal pasangan calon di Pilkada Gubernurr Maluku 2018? cek Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018 di Hasil Quick Count 2018.

Saat ini sudah banyak berita mengenai siapa kira – kira yang bakal menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018. Berikut penjelasannya.

Murad Ismail – Barbanas Orno

Pasangan calon yang pertama yaitu Irjen Murad Ismail dan Barbanas Orno. Pasangan ini merupakan pasangan calon dari Partai PDI Perjuangan. Murad Ismail merupakan jenderal dan pernah menjadi pengawal Megawati, sedangkan Barbanas Orno merupakan kader PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai Bupati Maluku Barat Daya.

Pasangan calon yang disebut sebagai pasangan “Mas – Bro” ini telah resmi mendaftarkan diri ke KPU Maluku pada hari Rabu (10/1/2018) dengan menaiki sebuah replica kapal ikan yang sering dipakai para nelayan di pesisir Maluku untuk melaut.

Pasangan ini juga didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketua umum DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan bahwa keputusan dukungan kepada pasangan ini diambil dengan berbagai pertimbangan, seperti bersihnya pasangan calon dari masalah hokum, memiliki kapasitas dalam menyejahterakan masyarakat Maluku kedepannya, dan kemampuannya pasangan calon ini dalam menjalin koordinasi dengan semua pemangku kepentingan yang ada di daerah Maluku. Pertimbangan lainnya yaitu elektabilitas dan spiritualitas.

Pasangan ini yakin akan memenangkan Pilkada Maluku 2018 dengan janjinya sebagai program prioritas untuk memberdayakan nelayar pesisir dan pengelolaan laut untuk kepentingan masyarakat Maluku.

Said Assagaf – Anderias Rentanubun

Pasangan calon yang disebut sebagai pasangan “Santun” ini telah resmi mendaftarkan diri ke KPU Maluku pada hari Selasa (9/1/2018) sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018 dengan bekal dukungan dari 3 partai politik, yaitu Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKS. Pasangan ini telah menyerahkan berkas persyaratan pencalonan ke KPU.

Namun saat diperiksa, persyaratan pasangan calon gubernur Maluku ada yang tidak terpenuhi, yaitu surat keterangan dari pengadilan. KPU pun memberikan kesempatan kepada pasangan “Santun” untuk melengkapi berkas yang kurang. Said Assagaf mengaku optimis akan terpilih kembali sebagai gubernur Maluku untuk kedua kalinya karena rakyat Maluku akan menilai apa yang ia kerjaan saat ini.
Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath

Pasangan calon yang disebut sebagai pasangan “Hebat” ini telah resmi mendaftarkan diri ke KPU Maluku pada hari Selasa (9/1/2018) sebagai pasangan calon perseorangan (independen) dalam pilgub Gubernur Maluku 2018. Ketua KPU mengatakan bahwa, tim pasangan “Hebat” telah menyerahkan dokumen dukungan berupa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat pernyataan dukungan warga dari 11 Kabupaten atau Kota seluruh wilayah Maluku.

Walaupun pasangan calon “Hebat” tidak membawa syarat minimal dukungan, KPU tetap membuka ruang untuk pasangan ini mendaftar sambil menunggu tambahan berkas dukungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pasangan “Hebat” harus menambah dukungan sebanyak 102.918 dukungan, dikarenakan dokumen BA8 tidak memenuhi persyaratan jadi harus menambahkan dua kali lipat kekurangan sebanyak 51.410.

Pasangan “Hebat” sudah harus menyerahkan berkas tambahan dukungan pada tanggal 18 – 20 Januari mendatang. Namun pasangan ini optimis bakal lolos menjadi calon gubernur pada Pilkada Maluku 2018.

Itulah beberapa informasi mengenai tahapan pelaksanaan pilgub dan siapa saja bakal calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub Maluku 2018. Semoga bermanfaat dan selalu jaya untuk Maluku.

Pilgub Maluku 2018 menjadi momen penting bagi masyarakat Maluku khususnya. Tentu saja hal ini harus disambut dengan hati terbuka untuk mencapai satu tujuan bersama

Momen lima tahunan seperti pemilihan gubernur satu ini memang selalu dinanti, namun banyak juga yang pesimis dengan adanya Pilgub Maluku 2018. Karena menurut mereka Pilgub sama saja buang-buang waktu dan uang, namun nasib masyarakat kecil masih saja terjajah dan tidak kunjung membaik.

Namun dengan keadaan ini sesungguhnya bisa kita ambil benang merah, bahwa untuk merubah sebuah mindset dan nasib memang harus berusaha dengan segala daya dan upaya, terus optimis dan berprasangka baik dengan pesta demokrasi 5 tahunan ini. Nah untuk lebih mendalam memahami peta politik dan calon kandidat gubernur dan wakil gubernur Maluku. Kami akan membahas siapa saja yang lolos pada seleksi Paslon cagub cawagub Maluku sebagai berikut.

Paslon Cagub dan Cawagub Pada Pilgub Maluku 2018

Memasuki tahun pesta demokrasi di Maluku menjadi sebuah peristiwa tersendiri yang mungkin ditunggu-tunggu oleh seluruh lapisan masyarakat di sana. Semua masyarakat pasti menginginkan pemimpin yang terpercaya dan tidak banyak membuat janji-janji kosong, namun pembuktian yang real di lapangan. Lalu siapa saja pasangan calon yang sudah lolos verifikasi KPU Maluku dan berhak mengikuti Pilgub Maluku 2018. Berikut penjelasannya.

1. Pasangan Murad Ismail dan Barnabas Orno

Pasangan ini diusung oleh 8 partai sekaligus yakni antara lain PKB, Hanura, PKPI, PPP, PAN PDIP, Gerindra, dan Nasdem. Murad yang memiliki latar belakang penegak hukum dinilai memiliki kredibilitas dalam memimpin maupun mengayomi masyarakat. Saat ini Murad menjabat sebagai Komandan Brimob Mabes Polri. dengan kepribadian dan karakter Murad ini bisa diprediksi “pertarungan” pada pilgub mendatang akan berjalan sengit.

Sedangkan pasangannya Barnabas Orno Merupakan kader PDIP yang masih aktif menjabat sebagai Bupati Maluku Barat Daya. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh kedua calon akan menjadi kekuatan yang memungkinkan untuk memenangkan Pilgub Maluku 2018 mendatang. Tentu saja harus mengedepankan kepentingan rakyat, jika hanya mementingkan kepentingan dan ego sendiri ya jangan harap bisa memimpin dengan amanah.

2. Said Assagaff- Anderias Rentanubun

Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar, PKS dan Partai Demokrat. Said Assagaf sendiri merupakan Gubernur Maluku sekarang yang menjabat dari 2014 hingga sekarang. Ia juga pernah menjabat menjadi Wakil Gubernur Maluku periode 2008-2013. Kemudian pernah menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku sampai 2008. Berbagai pengalaman ini menjadi kelebihan tersendiri bagi pasangan ini. Tentu saja untuk menjadi pemimpin yang baik harus mengedepankan kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Sedangkan pasangannya yakni Anderias Rentanubun pernah menjadi Bupati Maluku Tenggara di tahun 2002. Sebelumnya ia juga pernah dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Pengembangan Prasarana Jalan di Departemen Pekerjaan umum. Ia juga pernah diminta untuk mendesain pembangunan di Aru agar daerah tersebut dapat berkembang dan maju mengikuti kabupaten-kabupaten lain di Indonesia. 

Berapakah perolehan Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018? Tunggu info update terbaru.

Seperti yang sudah umum kita ketahui ajang pesta demokrasi seperti Pilgub Maluku 2018 pun harus dipergunakan sebagai momen untuk bisa membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku khususnya. Tentu saja para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus menegerti dan memahami apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat Maluku. Agar dalam memimpin dan melayani masyarakatnya tidak terkesan asal-asalan dan melupakan kewajibannya sebagai kepala daerah/gubernur. Semoga masyarakat Maluku sendiri juga bisa menimbang dan menimang dengan Nurani, apa yang harus dilakukan dan dapat memilih secara bebas jujur dan bertanggung jawab.



Proses menunggu data perhitungan suara yang masuk, silahkan kembali sesaat lagi.


Murad : 43%
Said : 30.2%
Herman : 26.8%
Description
: Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Maluku 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar