Pilgub Jawa Tengah 2018Hasil Quick Count Pilgub Jateng Jawa Tengah 2018 | Pemilihan Gubernur Jawa Tengah atau Pilgub Jawa Tengah 2018 ini merupakan pemilihan gubernur yang akan dilakukan secara langsung pada tanggal 27 Juni 2018 untuk periode 2018-2023. Jadwal pemilihan gubernur dan juga wakil gubernur ini mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga pada bulan juni 2018. Dikarenakan dilakukan secara serentak, maka dari itu bukan hanya dilakukan Pilgub Jawa Tengah 2018, namun juga akan dilakukan Pilgub Jawa Timur 2018 juga.


Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, harus tahu cara tentukan pilihan dalam pilgub 2018, agar kita tidak salah memilih pimpinan. Setelah pemilu gubernur, nantinya juga akan dilakukan ulasan prediksi hasil quick count pilgub 2018 (secara umum), sehingga kita dapat mengetahui siapa yang akan menjadi pemenangnya dalam Pilgub 2018 ini.

Berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan, hanya partai politik yang mempunyai 20 kursi atu lebih di DPRD Jateng yang bisa mengajukan kandidat sebagai gubernur dan juga wakil gubernur. Sehingga partai politik yang mempunyai kursi kurang, bisa mengajukan caloh hanya apabila mereka telah memperoleh dukungan dari partai politik yang lainnya.

Pasangan bakal calon gubernur dan juga wakil gubernur jawa tengah yang pertama adalah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen, dimana pasangan ini diusung okeh partai PDIP, Demokrat, Nasdem,PPP, dan juga Golkar, dengan jumlah kursi DPRD 58 kursi. Pasangan yang kedua adalah Sudirman Said dan juga Ida Fauziah yang diusung oleh partai Gerindra, PKS, PAN, dan juga PKB, dengan jumlah kursi DPRD sebanyak 42 kursi.

Setelah Pendaftaran Bakal Calon Gubernur, KPU Jawa Tengah bersama dengan seleuruh KPU yang menyelenggarakan Pilkada 2018, akan melakukan pemerikaan kepada bakal calon gubernur dan juga wakil gubernur Jawa Tengan 2018 pada tanggal 12-13 Januarai 2018. Pemeriksaan ini dilakukan di RSUP. Dr. Kariadi, Semarang dan juga RSUD dr. Moewardi, Surakarta.

Setelah pemeriksaan telah selesai, hasil pemeriksaan akan diserah terimakan dari Ketua Tim Pemeriksaan RSUP. Kariadi, dr.Banteng Ganang W Sp. PD dan Ketua Pemeriksaan RSUD. Moewardi, Prof. Bambang kepada Ketua KPU Jawa Tengahyaitu Bapak Joko Purnomo di Aula KPU Jateng pada pukul 17.00 WIB.

Pihak KPU Jateng dihadiri oleh Ketua, Divisi Teknis dan juga Sekretaris KPU Jateng, dimana dalam sambutannya KPU Jateng membaritahukan bahwasana sesuai dengan Peraturan KPU NO. 3 Tahun 2017 pasal 46 (3) menyebutkan bahwa BNN. HIMPSI, IDI merupakan komponen yang harus ikut serta dalam proses pemeriksaan pasangan calon. Setelah menerima hasil pemeriksaan tersebut, tahap selanjutnya adalah akan melakukan pleno terbuka pada tanggal 17 Januari 2018.

PPP Menetapkan Ketua Pemenangan di Pilgub Jateng, Jatim dan Jabar

Romahurmuziy yang merupakan ketua umum PPP menyatakan bahwa sudah menetapkan penanggungjawab pemenangan yang ada di tiga pemilihan gubernur di Pulau Jawa. Yang pertama adalah pemilihan gubernur Jatim atau Pilgub Jatim 2018 Romi telah menunjuk Iskandar Syaikhu yang merupakan Komisi VI DPR sebagai ketua timses internal. Namun sampai Romi mengatakan belum ada penetapakn struktur timses yang akan di daftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Romi juga telah menunjuk penanggungjawab pemenangan internal untuk Pilgub Jawa Tengah 2018 dan juga Pilgub Jabar 2018. Pemilihan gubernur Jateng atau Pilgub Jawa Tengah 2018 ini Romi menunjuk Arwin Tomifi yang merupakan wakil ketua umum PPP sebagai penanggungjawab pemenangan. Namun kata Romy, untuk tim yang nantinya akan didaftarkan ke KPU akan diserahkan kepada Pak Ganjar dan juga Gus Yasin.

Pemilihan gubernur Jabar atau Pilgub Jabar 2018 ini, Romi menunjuk Reni Marlinawati sebagai penanggungjawab pemenangan. Namun seperti halnya Pilgub Jatim dan juga Jateng, untuk timses yang resmi masih belum dibentuk.

Di Pilgub Jawa Timur , PPP mengusung pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak yang nantinya akan dicalonkan sebagai cagub dan juga cawagub dengan berkoalisi dengan Nasdem, Demokrat, Golkar, Hanura dan juga PAN.

Namun untuk Pilgub Jawa Tengah 2018, PPP mengusung Ganjar Pranowo – Taj Yasin Mainmoen yang nantinya akan dicalonkan sebagai cagub dan juga cawagub yang berkoalisi dengan PDIP. Pilgub Jawa Barat, PP mengusung Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum sebagai cagub dan juga cawagub yang berkoalisi dengan Nasdem, PKB, dan juga Hanura.

Maskot Pilgub Jawa Tengah 2018

Komisi Pemilihan Umum  atau yang biasa dikenal dengan nama KPU menetapkan maskot yang akan digunakan untuk mewakili Jawa Tengah dan juga akan menjadi kebanggaan semua masyarakat Jawa Tengah. Maskot yang dipilih adalah Semar Ki Lurah Badranaya.

Menurut Joko Purnowo yang tidak lain adalah Ketua dari KPU Jawa Tengah mengatakan bahwa alasan memilih Semar sebagai maskot Pilgub Jawa Tengah 2018 ini dikarenakan Semar dianggap sebagai toko pengarep dan juga mengayomi bagi semua orang, bukan itu saja juga mewakili semua kalangan yang tidak membeda bedakan.

Maskot Semar diumpamakan sebagai tokoh yang gendut dan juga berjenis kelamin laki-laki. Wajah Semar digambarkan sebagai sosok orang tua namun mempunyai rambut yang jambul yang diartikan mewakili kelompok orang tua dan juga orang muda. Bukan itu saja, tangan semar selalu menunjuk ke atas yang mempunyai arti bahwa selalu meminta petunjuk dari Sang Maha Kuasa.

Pilgub Jawa Tengah 2018 ini juga mempunyai slogan. Slogannya berbunyi “ Becik Tur Nyenengke” yang artinya pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah 2018 ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat membuat semua pihal yang terlibat didalamnya bisa merasa senang.

PPP Mengajukan Koalisi Semangka Bangjo Di Pilgub Jawa Tengah 2018

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) yaitu Romahurmuzy atau yang biasa dipanggil dengan nama Rommy mengatakan bahwa dia sudah menyerahakan proposal skenario koalisi kepada Ketua Umum Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yaitu Megawati Sukarnoputri mengenai Pilgub Jawa Tengah 2018. Apabila nantinya proposal tersebut disetujui oleh Megawati Sukarnoputri, Rommy sudah mempersiapkan posisi wagub di Jawa Tengah.

Isi skenario yang pertama yang diajukan oleh PPP kepada Ketua PDIP dalam hal Pilgub Jawa Tengah 2018 ini adalah melakukan koalisi yang dikenal dengan nama Semangka Bangjo, dimana koalisi ini berisi tentang mempersiapkan wakil dari PPP yang mempunyai ciri khas yaitu identik dengan warna hijau, dan juga pimpinan Jawa Tengah yang selama ini dikuasai partai merah atau yang dikenal dengan nama PDIP.

Namu apabila skenario yang pertama tidak mendapat tanggapan dari PDIP, Rommy juga sudah mempersiapkan skneario yang kedua, Skenario yang kedua ini adalah mempersiapkan koalisi dengan partai yang nantinya untuk mengambil posisi Jawa Tengah Satu. Namun apabila tidak memungkinkan, akan berkoalisi untuk wakil gubernur (wagub).

Disisi lain menurut Rommy, dia juga membangun komunikasi dengan partai lain dan juga bakal calon yang lainnya. Bukan itu saja, namun juga mempersiapkan kader seperti Mukowama, Abu Nafi Marzuki Bupati Jepara dan juga beberapa anggota Dewan yang sudah disiapkan untuk tingakt provinsi. Rommy juga berkomunikasi dengan calon dari partai yang lainnya yang sudah maju dalam Pilgub Jawa Tengah 2018 yaitu Sudirman Said dan Marwan Jafar yang berasal dari partai Golkar.

Elektabilitas Paslon Gubernur dalam Pilgub Jawa Tengah 2018

Pilgub Jawa Tengah 2018 yang akan diadakan Juni mendatang akan di ramaikan oleh dua pasang calon Gubernur Jawa Tengah. Lalu bagaimana dengan elektabilitasnya ? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini !

Dua nama yang telah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU sebagai paslon gubernur dalam Pilgub Jawa Tengah 2018 yaitu Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said - Ida Fauziyah. Elektabilitas atau tingkat pemilihan kedua pasangan calon tersebut sangatlah menentukan hasil akhir dalam pilkada nanti. Berikut peta dukungan dan tingkat elektabilitas kedua cagub pada Pilgub Jawa Tengah 2018.

Elektabilitas Cagub dalam Pilgub Jawa tengah 2018

1. Hasil Quick Count Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen 2018

Ganjar dan Taj Yasin diusung oleh koalisi partai PDIP (27 kursi), Golkar (10 kursi), Demokrat (9 kursi), PPP (8 kursi), dan NasDem (4 kursi). Total kursi di DPRD Jawa Tengah yang mendukung pasangan ini ada 58 kursi. Ganjar Pranowo adalah petahana Gubernur Jateng yang dilantik Agustus 2013 lalu. Beliau kembali maju dalam Pilgub Gubernur 2018 dengan Taj Yasin sebagai wakilnya. Taj Yasin atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Yasin sendiri adalah anggota DPRD Jateng.

Pasangan Ganjar – Gus Yasin memiliki elektabilitas yang tinggi untuk memenangkan pilkada nanti, mengingat kinerja Ganjar yang bagus dalam masa kepimpinannya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Meskipun Ganjar diterpa isu alat tangkap di kalangan nelayan dan kasus e-KTP, beliau tetap berpikir positif dalam pilkada ini.

Taj Yasin atau lebih dikenal dengan Gus Yasin adalah putra dari KH Maimoen Zubair yang dikenal dengan nama besarnya di kalangan nelayan pantura. Nama besar ayah Gus Yasin akan berpengaruh besar untuk meredap masalah alat tangkap di kalangan nelayan. Selain itu, Gus Yasin juga akan mendapatkan dukungan dari masyarakat NU di Jawa Tengah, karena pengaruh Ayahnya sebagai kyai sepuh NU.

2. Hasil Quick Count Sudirman Said - Ida Fauziyah 2018

Beda halnya dengan Ganjar – Gus Yasin, pasangan calon gubernur Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang maju dalam Pilgub Jawa tengah 2018 hanya didukung oleh koalisi 4 partai dengan jumlah dukungan 42 kursi di DPRD. Keempat partai yang mendukung pasangan ini adalah Partai Gerindra (11 kursi), PKS (10 kursi), PAN (8 kursi), dan PKB (13 kursi).

Sudirman Said ditunjuk oleh Prabowo untuk maju sebagai calon gubernur, walaupun dirinya bukanlah kader Partai Gerindra. Sudirman Said sendiri pernah menjabat sebagai Menteri ESDM (Energi dan Sumberdaya Mineral) dalam Kabinet Kerja presiden Jokowi. Selama 2 tahun jabatannya, Sudirman Said terkena reshuffle pada Agustus 2016. Dalam Pilgub Jawa Tengah 2018, pria kelahiran Brebes 1936 ini, akan meyakinkan masyarakat Brebes untuk mendukung dirinya. Mengingat jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Brebes mencapai angka 1,5 juta (terbanyak di Jateng), jumlah dukungan masyarakat kota ini akan menentukan siapakah yang menjadi penemang dalam pilkada Jateng 2018.

Ida Fauziyah, calon wakil gubernur yang mendampingi Sudirman Said adalah petinggi dan politikus senior Partai Kebangkitan bangsa (PKB). Beliau adalah anggota DPRRI Fraksi PKB dari periode 1999 hingga sakarang. Beliau juga pernah menjadi Ketua Umum Fatayat NU. Karena pernah menjadi Ketum Fatayat NU, dirinya akan memperebutkan suara masyarakat NU Jawa tengah dengan Gus Yasin.

Dengan jumlah dukungan di kursi DPRD dan sejumlah masyarakat yang mendukung kedua pasangan dalam PIlgub Jawa Tengah 2018 nanti akan membuat pertarungan semakin sengit. Elektabilitas kedua pasangan dapat berubah seiring berjalannya masa kampanye, bagaimana cara kedua pasangan cagub untuk meyakinkan masyarakat untuk memimpin Jawa Tengah lima taun ke depan, mengingat Pilgub Jateng adalah pilot project menuju Pilpres 2019.



Proses menunggu data perhitungan suara yang masuk, silahkan kembali sesaat lagi.

Description
: Hasil Quick Count Pilgub Jateng Jawa Tengah 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Hasil Quick Count Pilgub Jateng Jawa Tengah 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar