Cara Cek Hasil Quick Count Cagub dan Cawagub Per Daerah ~ Quick Count secara umum merupakan penelitian yang dilakukan secara komprehensif. Quick Count dilakukan untuk melakukan suatu penelitian dengan cara menyebar kuisioner atau wawancara untuk mendapatkan suatu informasi mengenai siapa mereka atau apa yang mereka pikirkan dan rasakan.


Quick Count dikenal dengan istilah observasi atau lebih jelasnya Quick Count merupakan suatu aktivitas dari penelitian yang dilakukan agar mendapatkan kepastian sebuah informasi dengan cara pengambilan sampel atau kuisioner sebagai suatu data yang cocok.

Jenis Quick Count secara umum ada 2, yakni Quick Count lengkap yang meliputi seluruh elemen-elemen atau suatu populasi menjadi objek penelitian. Quick Count tersebut dinamakan sensus. Dan yang kedua adalah Quick Count yang hanya menggunakan sedikit dari populasi atau hanya menggunakan sampel dari populasi, untuk jenis ini disebut sample Quick Count method.

Tujuan utama dilakukannya Quick Count adalah memaparkan suatu data dari objek penelitian untuk menginterpretasikan dan juga menganalisanya secara sistematis. Kebenaran yang didapat dari Quick Count tergantung metode apa yang digunakan. Sedangkan kegunaan dari Quick Count yakni untuk memperoleh fakta, mencari suatu keterangan secara faktual  dan melakukan evaluasi.

Quick Count yang akan kita bahas merupakan Quick Count politik yang sangat erat kaitannya dengan pemilihan pemimpin di suatu daerah atau tingkat yang lebih tinggi. Quick Count yang dilakukan harus menghasilkan hasil yang konsisten. Quick Count yang mempunyai ketepatan prediksi siapakah calon yang akan menjadi pemenang dan mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi.

Saat ini terdapat sekitar 56 lembaga Quick Count yang tercatat di KPU. Lembaga-lembaga tersebut menyelenggarakan Quick Count untuk kepentingan politik seputar pemilu legislatif, pemilu presiden, pemilu bupati, pemilu wali kota maupun pemilu gubernur. Lembaga Quick Count ini sebagian memperoleh dana dari media pers, universitas, dll yang relatif netral dalam politik. Sebagian lainnya mendapatkan dana dari partai politik atau tim sukses dari calon yang bersangkutan.

Bagaimana Membaca Hasil Quick Count?

Hal pertama yang harus diingat dalam membaca hasil Quick Count politik adalah siapa yang melakukan Quick Count politik tersebut. Quick Count yang dilakukan oleh lembaga-lembaga yang terpercaya serta mempunyai sejarah dan integritas keilmuan yang panjang adalah yang paling utama dalam membaca sebuah Quick Count politik untuk dipercayai.

Di Indonesia terdapat lebih dari 50 lembaga Quick Count, beberapa diantaranya yakni Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC), Lembaga Quick Count Indonesia (LSI) Denny JA, Media Quick Count nasional (Median), Quick Count Charta Politika, Indikator Politik Indonesia dan IndoBarometer.

Hal kedua, hasil Quick Count politik harus melihat bagaimana cara lembaga tersebut melakukan Quick Count atau metodologi Quick Count harus dijelaskan oleh lembaga yang bersangkutan. Dalam metodologi Quick Count, pembaca akan disuguhi berapa narasumber atau responden yang akan diQuick Count, bagaimana cara melakukan Quick Count, apakah dengan digital Quick Count (on line Quick Count, mobile phone Quick Count), atau analog Quick Count (dengan teknik wawancara atau mengisi kuisioner) atau gabungan dari cara-cara tersebut.

Margin Of Error atau Tingkat Kesalahan

Tingkat kesalahan atau margin of error dan taraf kepercayaan atau confident interval merupakan istilah yang selalu dikatakan oleh peneliti. Kedua istilah tersebut diucapkan berulang-ulang dalam setiap pemaparan hasil Quick Count. Karena prinsipnya semakin kecil margin error, maka akan semakin besar jumlah sampel yang diQuick Count dan semakin akurat pula hasil Quick Count tersebut.

Rumus yang dapat digunakan untuk memprediksi berapa jumlah sampel yang akan diQuick Count bermacam-macam. Jumlah sampel yang akan diQuick Count ditentukan dengan margin error dalam Quick Count tersebut sama dengan 1 dibagi akar dari jumlah sampel. Contoh, untuk margin error 2.5% maka jumlah sampel yang harus diQuick Count dengan rumus tersebut adalah 1600. Itu adalah jumlah yang sangat bagus dan benar secara statistik untuk sebuah Quick Count.

Margin error dalam Quick Count poilitik adalah margin sampling error, yang prakteknya adalah sebuah persamaan matematik yang gunanya untuk menghitung jumlah responden dalam suatu Quick Count. Sebagai contoh, jika populasi yang akan diQuick Count adalah 100, maka margin error dalam Quick Count tersebut adalah plus-minus 10, yang tentu saja terlalu besar untuk sebuah Quick Count.

Margin error tidak ada hubungannya dengan akurasi ketepatan sebuah Quick Count. Karena sebuah margin error dalam suatu Quick Count politik hampir mustahil untuk dihitung, mengingat margin error dalam Quick Count potitik adalah tergantung kepada banyak faktor seperti pertanyaan dalam kuisioner yang bias, bias responden, analisis yang bias, atau bahkan kesalahan pemodelan atau kesalahan perhitungan statistik.

Cek Quick Count Cagub dan Cawagub
Pada pemilu termasuk pilgub, kandidat yang akan dipilih masyarakat menjadi sangat tergantung pada popularitas yang bersangkutan di masyarakat pemilihnya. Tingkat popularitas para kandidat itu bisa diukur dengan metode yang akurat, yakni Quick Count popolaritas kandidat.

Hasil Quick Count membimbing kandidat dan tim sukses tentang apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan peluang terpilih dalam pilgub. Hasil Quick Count kandidat juga menjadi hal yang penting untuk melihat kekuatan dan kelemahan kandidat sekaligus untuk menghadapi masa kampanye yang akan segera dilakukan.

Informasi mengenai aspirasi serta harapan masyarakat juga mutlak bagi karir politik dari calon cagub dan cawagub atau yang sedang menjabat. Karir politik mereka juga ditentukan sejauh mana mereka responsif terhadap partisipasi masyarakat tersebut.

Seperti halnya pada pilgub yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini, sudah ada beberapa Lembaga yang melakukan Quick Count cagub dan cawagub. Salah satunya adalah Pilgub Di Jawa Timur ,Pilgub Sumatera Utara dan pilgub Sumatera Selatan, dll.

Di Jawa Timur terdapat pasangan Khofifah-Emil dan Saifullah-Puti. Lembaga Quick Count Surabaya Center (SSC) telah melakukan Quick Count mengenai kedua kandidat yang akan bersaing ini. Quick Count dilakukan pada bulan Desember 2017 lalu. Menurut Quick Count tersebut, Khofifah dengan popularitas 96,8% ditempel ketat oleh Gus Ipul dengan 94%. Sedangkan dari sisi akseptabilitas, Khofifah memperoleh 81,2% dan Gus Ipul memperoleh 80,9%.

Quick Count tersebut melibatkan 940 responden dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Quick Count menggunakan metode Statified Multistage Random Sampling dengan Margin of Error +- 3,2% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Di sumatera utara calon gubernur Edy Rahmayadi menempati posisi pertama dalam Quick Count popularitas dengan 74,5%, diikuti oleh Djarot Saiful dengan 72,1% dan yang terakhir JR Saragih dengan 59,8%. Dalam Quick Count terkait siapa yang akan menjadi gubernur, 33,1% memilih pasangan Edy Rahmayadi-Ijek, 19,2% memilih pasangan Djarot-Sihar dan pasangan JR. Saragih-Ance dengan 10,5%. Sedangkan 37,2% lainnya belum menentukan pilihan.

Quick Count ini dilakukan oleh Media Quick Count Nasional (Median) dalam rentan waktu 16-25 Januari 2018 dengan jumlah sampel 1200 orang dan menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin error 3,4% dan tingkat kepercayaan 95%.

Manfaat Quick Count Cagub Dan Cawagub
·         Untuk Mengetahui Popularitas Para Kandidat dan Kemungkinan Tingkat Keterpilihannya (Electebility)

·         Untuk Mengetahui Bagaimana Pandangan Pemilih Terhadap Isu-Isu Penting di Daerahnya (problem & Isue mapping)

·         Mengetahui Tingkat Kepuasaan Publik terhadap Berbagai Kebijakan Pembangunan dan Kinerja Pemerintah Daerah Yang Sedang Berjalan.

·         Membantu meningkatkan dan mempertajam Strategi dan penggunaan Medium Kampanye secara Lebih Effektif (Determinasi).
Description
: Cara Cek Hasil Quick Count Cagub dan Cawagub Per Daerah
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Cara Cek Hasil Quick Count Cagub dan Cawagub Per Daerah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar